Jember – Kasus dugaan penipuan emas batangan palsu dengan nilai kerugian mencapai miliaran rupiah mulai terbuka setelah tim gabungan kepolisian berhasil menangkap salah satu terduga pelaku berinisial BW dalam operasi di wilayah Kencong, Kabupaten Jember. Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Polresta Banyuwangi, Polres Jember, dan Polres Lumajang.
Terduga pelaku berinisial BW berhasil diamankan tanpa perlawanan setelah tim gabungan melakukan pemantauan bergerak beberapa hari terakhir. BW kemudian dibawa ke Polresta Banyuwangi untuk pemeriksaan intensif terkait dugaan keterlibatannya dalam jaringan peredaran emas batangan palsu.
Penangkapan BW menjadi langkah penting dalam membongkar jaringan yang diduga tidak hanya melibatkan satu orang. Sony warga Jember yang menjadi korban utama dalam kasus ini, hadir di Polres Jember untuk memberikan klarifikasi tambahan. Kehadiran Sony dinilai penting untuk memperkuat proses penyidikan.
Selain itu, Sony menyampaikan bahwa upaya hukum sudah ia lakukan sejak awal munculnya dugaan penipuan tersebut.Sony mengungkapkan bahwa ia telah membuat laporan resmi di Polda Jawa Timur, sebelum diminta memberikan klarifikasi lanjutan di Polres Jember.
“Saya sudah lapor ke Polda Jatim sejak awal. Dan hari ini saya hadir di Polres Jember untuk memberikan klarifikasi tambahan sesuai kebutuhan penyidik. Saya berharap proses hukum berjalan profesional dan benar-benar mengungkap siapa saja yang terlibat,” kata Sony, Pada Jumat (28/11).
Selain itu, Sony juga berharap penyidik benar-benar membuka kasus ini secara menyeluruh dan berani menindak siapa pun yang terlibat.
“Saya berharap kasus ini cepat gamblang dan seluruh pelakunya bisa ditangkap. Bila benar ada dugaan keterlibatan oknum aparat, saya berharap penyidik juga berani mengungkapnya secara terang dan profesional. Yang saya inginkan hanya keadilan dan tidak ada lagi korban berikutnya,” tegasnya.
Diketahui, emas batangan yang diterima Sony ternyata tidak asli. Kerugian yang dialami ditaksir mencapai miliaran rupiah, sehingga kasus ini mendapatkan perhatian serius dari jajaran kepolisian.
Lanjut, hingga kini, penyidik dari tiga wilayah terus mendalami jaringan penipuan tersebut untuk mengungkap kemungkinan pelaku lain dan menemukan bukti tambahan. BW masih menjalani pemeriksaan intensif di Polresta Banyuwangi.
Editor:(Tim Redaksi).






